PARIGI MOUTONG

Operasi Penertiban PETI di Hulu Sungai Taopa Dinilai Belum Efektif

53
×

Operasi Penertiban PETI di Hulu Sungai Taopa Dinilai Belum Efektif

Sebarkan artikel ini

FORMAT: Penertiban PETI di Taopa Belum Efektif, Aktivitas Diduga Berlanjut

PARIMO,- Operasi penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah hulu Sungai Taopa oleh Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) Wilayah Sulawesi, Seksi Wilayah II Palu, bersama personel Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, dinilai belum sepenuhnya efektif. Pasalnya, operasi tersebut diduga tidak menyasar seluruh pelaku yang beraktivitas di kawasan itu.

Sebelumnya, lokasi operasi Polisi Kehutanan dan Gakkumhut berada di Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong. Namun saat ini PETI kembali ditengarai beroperasi di Desa Taopa Utara, Kecamatan Taopa, Kabupaten Parigi Moutong.

“Kalau di Gio Barat sudah berhenti total, tapi kami menduga di Taopa Utara sudah bekerja kembali. Ini yang kami sayangkan, operasi kemarin itu tidak sampai ke cabang kiri,” ujar Ketua FORMAT, Husen H. Rustam, dalam keterangan tertulis, Selasa (25/11/2025) malam.

Husen menyebut lokasi PETI yang dimaksud yakni cabang kiri Desa Taopa Utara merupakan area aktivitas pelaku berinisial RF alias AB dan saudara-saudaranya. Selain AB, terdapat pula pelaku berinisial KN dan GF, serta MO dan MD yang merupakan paman AB.

Ia menduga kelompok AB Cs melakukan aktivitas PETI tidak jauh dari lokasi yang sebelumnya ditertibkan oleh Polhut dan Gakkum. Menurut Husen, terdapat empat unit alat berat jenis ekskavator milik AB, serta dua unit lainnya milik kerabatnya.

“Tim Polhut dan Gakkum hanya sampai di lokasi yang mereka tangani saat ini, padahal lokasi AB Cs tidak jauh dari titik operasi. Tidak sampai ke sana Polhut Gakkum ini. Kerja Polhut Gakkum seperti apa? Alat ada di sekitaran itu, dilewati, yang sementara disembunyikan kenapa tidak dipasang police line?” tegasnya.

Karena itu, Husen mendesak Polhut dan Gakkum untuk segera melakukan operasi penyisiran PETI di wilayah cabang kiri Desa Taopa Utara. Ia menyebut aktivitas PETI di lokasi tersebut sangat masif dilakukan oleh AB bersaudara tanpa ada tindakan penghentian.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa cukong PETI berinisial Koh FR, yang sebelumnya beroperasi di Desa Gio Barat, Kecamatan Moutong, diduga telah memobilisasi alat beratnya menuju wilayah Desa Lobu, Kecamatan Moutong.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *