TOLITOLI,- Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan suasana ricuh di arena Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Tolitoli. Pantauan langsung jurnalis Inisulteng di lokasi mencatat, forum partai berlambang beringin itu terpaksa dihentikan setelah terjadi adu teriakan antar kader saat agenda pemungutan suara.
Kericuhan terjadi pada hari kedua Musda Golkar Tolitoli yang digelar di Hotel Mitra Utama, Jalan Malatuang, Kecamatan Baolan, Sulawesi Tengah, Rabu (17/12/2025). Situasi memanas tepat saat forum memasuki voting day pemilihan ketua DPD II Golkar Tolitoli.
Musda tersebut menghadirkan dua kandidat ketua, yakni Gunardi AK dan Faizal Lahadja. Berdasarkan informasi yang dihimpun di arena sidang, Gunardi AK disebut mendominasi perolehan suara sementara, sebelum protes keras dilayangkan oleh sejumlah kader.
Akar persoalan bermula dari keberatan sebagian peserta Musda terhadap status kepengurusan Gunardi AK. Sejumlah kader menilai Gunardi, yang juga menjabat Ketua Kosgoro 1957 Tolitoli, belum memenuhi syarat pernah menjadi pengurus Partai Golkar minimal lima tahun sebagaimana dipersoalkan dalam forum.
Meski demikian, pihak panitia berpegang pada aturan internal Golkar yang menyebutkan bahwa kader organisasi pendiri dan yang didirikan (Ormas Trikarya), termasuk Kosgoro 1957, tetap memenuhi syarat pencalonan.
Keputusan tersebut memicu reaksi keras dari kubu pendukung Faizal Lahadja yang kemudian melayangkan protes terbuka kepada panitia penjaringan. Protes itu mendapat perlawanan dari pendukung Gunardi AK hingga suasana forum berubah tidak kondusif.
Teriakan antar kelompok terdengar memenuhi ruang sidang Musda. Sejumlah peserta bahkan berdiri dan mendekati meja pimpinan sidang, membuat jalannya forum tidak lagi terkendali.
Untuk meredam situasi, perwakilan DPD I Partai Golkar Sulawesi Tengah yang hadir langsung di lokasi mengambil alih palu sidang. Setelah berkoordinasi singkat, pimpinan sidang akhirnya memutuskan menunda Musda Golkar Tolitoli hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi terkait jadwal lanjutan Musda maupun mekanisme penyelesaian polemik yang terjadi di internal Golkar Tolitoli.(*/red)
