DONGGALA

Banjir Rendam Desa Wani Donggala, Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak

×

Banjir Rendam Desa Wani Donggala, Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak

Sebarkan artikel ini
Banjir Rendam Desa Wani Donggala, Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak
Banjir Rendam Desa Wani Donggala, Tim SAR Evakuasi Warga Terdampak

DONGGALA,- Banjir melanda Desa Wani, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, pada Minggu (11/1/2026). Peristiwa ini terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sekitar pukul 11.00 WITA, sehingga menyebabkan peningkatan debit air dan merendam permukiman warga.

Informasi kejadian diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu pada pukul 14.08 WITA dari Rakhmat (Ditpolair). Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue KPP Palu bersama unsur potensi SAR segera dikerahkan ke lokasi kejadian yang berada pada koordinat 0°40’33.48″S 119°52’17.46″E, atau arah timur laut dari KPP Palu.

Setibanya di lokasi pada pukul 15.20 WITA, Tim SAR Gabungan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Setelah melakukan briefing dan pengecekan kesiapan personel serta peralatan, tim melaksanakan assessment dan evakuasi terhadap masyarakat terdampak banjir.

Berdasarkan hasil assessment di lapangan, banjir dilaporkan mulai surut pada pukul 18.30 WITA dengan kondisi cuaca yang cerah. Situasi dinyatakan aman dan terkendali, sehingga Operasi SAR resmi dihentikan pada pukul 19.00 WITA.

Akibat kejadian tersebut, sebanyak 16 kepala keluarga terdampak banjir. Selain itu, satu unit Posyandu turut terdampak, tiga unit rumah dilaporkan hanyut, serta dua jembatan mengalami kerusakan hingga terputus.

Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue KPP Palu, Polair, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Sejumlah peralatan turut dikerahkan, di antaranya rescue car, perahu karet, peralatan SAR air, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, dan alat evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Moh. Rizal, menyampaikan bahwa pelaksanaan operasi berjalan aman dan lancar berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi.(*)