PARIGI MOUTONG

Tragedi Tambang Buranga: Satu Warga Tewas usai Tertimbun Longsor

×

Tragedi Tambang Buranga: Satu Warga Tewas usai Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini

PARIMO,-Aktivitas pertambangan emas ilegal di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, kembali menelan korban jiwa. Seorang penambang tradisional dilaporkan tewas setelah tertimbun material longsor pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 23.00 Wita.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi di area tambang emas ilegal yang disebut dikelola seorang pengusaha asal Jakarta berinisial DN. Saat kejadian, sejumlah warga sedang melakukan pendulangan emas di sekitar bekas galian alat berat milik pengusaha tersebut.

Diduga, struktur tanah yang tidak stabil akibat pengerukan memicu longsoran tiba-tiba dari tebing di area tersebut. Para penambang tradisional panik dan berusaha menyelamatkan diri.

Dua orang dilaporkan tertimbun material longsor. Satu korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, sementara satu lainnya ditemukan meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban tewas diketahui bernama Aco (31), warga Dusun II Desa Buranga. Sehari-hari, ia bekerja sebagai petani dan sesekali mendulang emas untuk menambah penghasilan keluarga. Jenazahnya telah dimakamkan pihak keluarga pada Jumat (13/2/2026).

Sejumlah warga menyebutkan bahwa longsor terjadi tak lama setelah aktivitas pendulangan dilakukan di bekas jalur pengerukan alat berat. Material tanah yang menggantung di sisi tebing diduga tidak lagi stabil sehingga runtuh secara mendadak.

Hingga Sabtu (14/2/2026), pihak kepolisian Polres Parigi Moutong masih berupaya mengumpulkan informasi terkait peristiwa tersebut, termasuk menelusuri dugaan praktik pertambangan tanpa izin di wilayah itu.

Peristiwa ini kembali menegaskan tingginya risiko aktivitas tambang ilegal yang memadukan penggunaan alat berat dan pendulangan tradisional tanpa standar keselamatan yang memadai. Warga setempat berharap pemerintah mengambil langkah tegas untuk mencegah jatuhnya korban jiwa berikutnya di lokasi tambang Buranga.(*)